Custodio Castro: Senjata Rahasia Portugal di Euro 2012

Agen Domino Nama Custodio Castro bisa menjadi senjata rahasia Portugal di Euro 2012 . Pemain berusia 29 tahun ini belum pernah memperkuat negaranya. Namun, secara mengejutkan, manajer Paulo Bento memasukkannya dalam daftar 23 pemain Portugal. Ya, pemain kelahiran 24 Maret 1983 adalah pemain tertua di Euro 2012 yang belum pernah sekalipun memperkuat negaranya di timnas senior. Custodio memang pernah memperkuat Portugal U-21 sepanjang 2003 dan 2006. Ketika itu ia tampil 13 kali. Namun, gelandang bertahan Braga kesulitan menembus Selecao senior hingga enam tahun kemudian. Seperti dikutip dari UEFA, momen pemanggilan Custodio ke timnas Portugal pun dikenangnya dengan mata menerawang. “Ketika itu, saya berada di rumah bersama istri dan anak-anak. (Begitu mengetahui saya dipanggil) mereka melompat ke arah saya, layaknya saya baru saja mencetak gol.” Takdir menyapa orang dengan cara berbeda. Custodio Castro memulai kariernya di Sporting Lisbon pada Agustus 2003. Ketika itu, di usia 20 tahun, ia ‘berguru’ pada sosok Paulo Jorge Gomes Bento atau lebih dikenal sebagai Paulo Bento —pelatih Portugal sekarang— yang juga berposisi sebagai gelandang bertahan. Paulo Bento gantung sepatu pada 2004. Namun, takdir pula yang menghubungkan kedua orang ini. Pertengahan musim 2005-06, Paulo Bento diangkat sebagai pelatih kepala Sporting Lisbon. Di sinilah hubungan keduanya ‘lebih intim’. Custodio diangkat sebagai kapten tim oleh sang pelatih pada musim 2006-2007. Sayangnya kesempatan ini justru membuat karier Custodio meredup. Ia akhirnya dijual ke Dynamo Moskow pada akhir musim. Perpisahan Paulo Bento-Custodio berlangsung selama lima tahun. Pemain asal Guimares, memperkuat klub tanah kelahirannya, Vitória Guimarães, sekembalinya dari petualangan di Rusia pada 2008. Bertahan di sana dua tahun, akhirnya Custodio memperkuat Braga. Di sinilah kariernya kembali menaik. Musim ini, setelah sempat cedera sepanjang putaran pertama, Custodio menjadi pilihan utama di Braga; sekaligus membantu tim tersebut meraih peringkat ketiga. Braga pun berhak mewakili Portugal di babak play-off Liga Champions musim depan. Penampilannya yang mengilap, membuat Paulo Bento jatuh cinta lagi kepada sang pemain. Dengan penampilan Custodio yang selalu bekerja keras sepanjang 90 menit, ia sama sekali bukan orang yang akan mendekam di bangku cadangan di Euro 2012. Bukan tidak mungkin, Custodio yang kemungkinan akan melakoni partai debut melawan Turki esok hari, bisa menjadi senjata rahasia Portugal . (UEFA)

Sumber: Sidomi