Gaji Pemain Gresik United Disalahgunakan untuk Kampanye?

Agen Domino Para pemain Gresik United belum menerima gaji untuk bulan Februari 2014. Kondisi ini lantas memunculkan dugaan bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk membayar gaji pemain justru dipakai untuk kepentingan kampanye oleh CEO Gresik United , Asroin Widiana. Asroin Widiana memang tercatat sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Gresik Daerah Pemilihan (Dapil) VI. Menanggapi kabar miring itu, Asroin Widiana langsung memberikan bantahan. “Tidak benar itu. Itu ngawur!” tukas Asroin Widiana singkat, beberapa waktu lalu. Asroin Widiana berdalih bahwa gaji untuk Otavio Dutra dan kawan-kawan sudah diajukan kepada Saiful Arif selaku pemilik PT Persegres Joko Samudro yang menaungi Gresik United. Namun, belum ada kabar dari yang bersangkutan hingga saat ini. Seperti dikabarkan sebelumnya, para pemain Gresik United belum menerima gaji untuk bulan Februari 2014. Tersendatnya pembayaran gaji itu pun disebut-sebut sebagai salah satu penyebab melempemnya penampilan Gresik United dalam beberapa laga terakhir di Indonesia Super League (ISL) 2014. “Untuk bulan Februari memang belum (gajian). Kami berharap jangan ada lagi keterlambatan gaji sebab kami juga memiliki banyak kebutuhan dan anak istri yang harus dinafkahi,” ungkap pemain Gresik United yang minta identitasnya dirahasiakan. Kondisi seperti yang terjadi pada pemain Gresik United boleh dibilang cukup miris. Pasalnya, Gresik United telah lolos verifikasi oleh PSSI dan PT Liga Indonesia sebelum berhak tampil di ISL. Seharusnya, Gresik United dan tim-tim ISL lainnya tidak lagi mengalami persoalan seperti ini.

Sumber: Sidomi