Mengenal Fungsi Lampu Indikator Oli Mobil

Jakarta — Fitur peringatan mobil di dalam kabin atau lampu indikator memiliki beragam fungsi. Indikator yang menyala menandakan ada sistem yang bermasalah dan memberitahu kita untuk segera memperbaiki. Salah satunya adalah indikator oli yang menyala ketika mobil hendak dihidupkan, dan secara otomatis padam ketika mesin telah beroperasi. Ini menandakan tekanan dan pelumasan oli mesin bekerja normal. Hal yang perlu diwaspadai adalah ketika mesin mobil dalam keadaan hidup, namun lampu indikator oli masih tetap menyala. Kondisi seperti ini biasanya menandakan sistem pelumasan mesin mobil Anda bermasalah. “Setiap mesin mobil telah dipasang switch oli, fungsinya untuk mendeteksi tekanan oli dan sistem pelumasan apabila terjadi masalah,” jelas Toha, mekanik yang praktek di bengkel Pit Stop di bilangan Jakarta Timur, kepada Metrotvnews, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurutnya ada beberapa sebab indikator oli menyala. Masalah yang paling ringan adalah switch oli yang rusak, solusinya cukup diganti dengan yang baru. Penyebab lainnya adalah filter oli yang sudah habis masa pakainya alias rusak, sehingga tidak berfungsi dengan baik, karena sudah kotor dan bisa tersumbat. Waspadai jika lampu indikator menyala akibat oli mesin kurang. Segera lakukan pengecekan menggunakan stick oli, periksa apakah ada kebocoran atau ada rembesan oli yang menyebabkan oli berkurang. Pengecekan selanjutnya adalah pada bagian pompa oli yang bertugas untuk memberikan sirkulasi pelumasan pada mesin. Kerusakan yang terjadi pada komponen ini biasanya akibat usia pakai. Jika pemakaian mobil dalam kondisi normal, komponen yang satu bisa dibilang punya usia pakai yang relatif panjang. Tweet Penulis : MTVN Editor : Winarko dibaca : 192565 Kali

Sumber: Lampost.co