Persib Evaluasi Kinerja Lini Depan

Tim pelatih Persib Bandung melakukan evaluasi kinerja lini depan, selama jeda kompetisi ISL. Sebenarnya Maung Bandung mendulang hasil positif dalam dua gelaran pertandingan terakhirnya, dengan sukses menekuk Gresik United 4-1 serta mengalahkan Barito Putera 3-1. Hanya saja torehan tersebut menurut pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman menilai anak asuhnya masih menyimpan kekurangan saat bertanding. Kekurangan itu terutama dalam ketajaman serangan dan penyelesaian akhir. Pelatih yang akrab disapa Djanur itu beranggapan, setidaknya dalam dua pertandingan terakhir itu skuadnya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Sayangnya peluang yang dapat dikonversi dengan baik begitu minim. Terlepas dari hasil akhir pertandingan, Djanur mengatakan tim selalu melakukan evaluasi pertandingan. Dari hasil evaluasi tersebut, Djanur mengungkapkan bakal lebih fokus membenahi ketajaman serangan dan penyelesaian akhir pada para penggawanya. “Di setiap pertandingan, baik hasilnya menang atau kalah kami selalu melakukan evaluasi dan fokus kami masih di penyelesaian akhir” tegas Djanur, belum lama ini. Djanur memprediksi penyebab tumpulnya serangan lantaran pemain yang cenderung masih tergesa-gesa saat menyerang, apalagi saat mereka berada di depan gawang lawan. Itu artinya lini depan Persib tidak memiliki ketenangan. “Memang itu yang harus terus kami pertajam. Anak-anak juga belum memiliki ketenangan dalam penyelesaian akhir” tambahnya. Persib sendiri rencananya akan kembali menjalani latihan pada 1 Juli mendatang. Di masa libur jeda kompetisi saat ini, Djanur mengaku sudah memberikan pekerjaan rumah bagi seluruh pemain untuk tetap menjaga kondisi fisik. Selain itu dia juga meminta pasukannya untuk tetap berada di Indonesia. Terutama lagi kepada ke tiga pilar asingnya Djibril Coulibaly , Makan Konate dan Vladimir Vujovic . “Libur, saya pastikan pemain tetap berada di Indonesia. Jadi pemain asing juga tidak akan pulang” pungkas Djanur.

Sumber: Sidomi