Produksi Rumput Laut Di Kutai Timur Capai 66 Ton Per Panen

RIMANEWS – Petani rumput laut di Teluk Kaba, Desa Sangkima Lama, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mampu memproduksi rumput laut sebanyak 66 ton/panen dengan nilai jual Rp924 juta/panen. Menurut Kepala Desa Sangkima Lama, Murdoko di Sangatta, Minggu (10/8), produksi 66 ton rumput laut dihasilkan dari produksi milik kelompok tani seluas 22 hektare dimana setiap hektarnya menghasilkan tiga ton rumput laut kering tiap kali panen. Baca Juga DKI Akan Buat Underpass Mampang Kuningan Raksasa Internet Jepang Investasi Rp 664 Triliun di Amerika Pemerintah Tetapkan Patokan Harga Ayam “Jadi setiap satu hektar menghasilkan tiga ton rumput laut kering. Harganya Rp14 ribu per kilogram (kg), kalau ditotal 66 ton menghasilkan Rp924 juta Per panen,” kata Murdoko. Dia mengatakan, produksi rumput laut milik petani di Teluk Kaba dilakukan setiap empat puluh hari Budidaya rumput laut para petani tidak saja memberikan pendapatan yang signifikan, tetapi juga dapat dirasakan oleh warga lainnya yang tidak memiliki lahan atau belum menjadi anggota kelompok tani. “Saat masa panen, warga yang tidak memiliki lahan tetap memperoleh penghasilan sebagai buruh dengan upah Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari,” ujarnya. Seperti sekarang ini, lagi masa panen rumput laut, sehingga banyak warga yang konsentrasi panen dan mengambil upah sebagai buruh. Para buruh itu membantu panen dan menjemur rumput laut jika cuaca cerah. “Rumput laut ini cukup bagus karena pendapatan petani meningkat dan juga memberikan pekerjaan dan pendapatan warga lainnya, sehingga ada saling membutuhkan satu sama lainnya. “Budidaya rumput laut memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga diharapkan Pemkab memberikan perhatian serius sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Petani Rumput Laut , Kutai Timur , Kalimantan Timur , Ekonomi

Sumber: RimaNews