Cristiano Ronaldo Jalani Start Terburuk Selama 8 Musim di Real Madrid

Ia dianggap tidak menghormati pelatih dan rekan setim, lebih mementingkan ego. Tapi bisa jadi tampang CR7 tersebut juga terpengaruh performanya sepanjang awal musim ini. Dari tiga laga yang sudah dilalui, Ronaldo baru mencetak satu gol.
Ini adalah start terburuk Cristiano Ronaldo sejak ia berseragam Real Madrid. Biasanya, dalam enam jornada awal, koleksinya tidak seburuk ini. Menilik ke belakang dalam delapan tahun bersama Los Blancos, start terburuk Ronaldo terjadi pada musim 2010/2011 ketika ia membukukan hanya tiga gol dalam enam pertandingan awal.
Sementara itu, rekor terbaik Cristiano Ronaldo terjadi musim 2014/2015. Ketika itu ia begitu super, dengan 10 gol dalam enam jornada awal. Musim tersebut, Ronaldo merampungkan kompetisi dengan menjadi pichichi (pencetak gol terbanyak) dan meraih Sepatu Emas Eropa.
Namun musim ini, dalam enam jornada perdana, Cristiano Ronaldo mencetak satu gol. Koleksinya demikian kering. Satu-satunya gol CR7 di Liga Spanyol terjadi saat timnya menang besar dari Osasuna 5-2. Sebagai catatan, Ronaldo absen dalam tiga laga lain. Ia tidak hadir saat Madrid menang 0-3 dari Real Sociedad dan 2-1 dari Celta Vigo karena cedera lutut.

Sementara itu, Ronaldo absen lagi saat timnya menang 0-2 dari Espanyol, karena masalah tenggorokan. Uniknya, justru dengan hadirnya CR7, Real Madrid hanya bisa mencatatkan satu menang dan dua seri di Liga Spanyol. Sebaliknya saat sang bintang tidak ada, Madrid mampu meraih tiga kemenangan alias sembilan poin.
Jika dihitung sejak awal musim, Cristiano Ronaldo hanya tampil dalam empat dari tujuh pertandingan Real Madrid di seluruh kompetisi. Satu gol lain sudah dikemas Ronaldo saat timnya menang dari Sporting Lisbon 2-1 di Liga Champions.

spiritquestdojo.org wap sbobet Sumber: Sidomi