Michael Essien Pengaruhi Gaya Bermain Gelandang Persib

Sejak resmi menjadi bagian Persib Bandung pada awal musim 2016, pemain naturalisasi kelahiran Jerman itu belum menikmati kemeriahan pesta juara bersama Maung Bandung dan bobotoh.
Dalam kurun waktu lebih dari setahun terakhir, Persib memang gagal finis sebagai yang terbaik pada sejumlah ajang mayor, seperti Piala Bhayangkara (finalis), Indonesia Soccer Championship (peringkat 5), hingga kegagalan paling mutakhir pada turnamen pramusim, Piala Presiden 2017 (peringkat 3).
Namun, optimisme kini bergelora di kubu Persib menyongsong kompetisi paling prestisius musim 2017, Liga 1 yang akan dimulai medio April nanti. Kim tak luput dari rasa optimistis. Sama seperti bobotoh dan para pemain Persib lainnya, faktor yang bikin Kim makin yakin Maung Bandung akan menjadi juara tentu saja adalah kehadiran pemain bintang level internasional, Michael Essien.
“Pastinya dengan kedatangan Essien, kami menjadi favorit untuk jadi juara tahun ini,” ucap pemain berusia 26 tahun itu.

Kim mengaku, awalnya dia merasa terkejut, bahkan tidak percaya dengan kabar perekrutan Michael Essien oleh Persib Bandung. Akan tetapi, setelah melihat pemberitaan yang masif soal kedatangan peraih empat gelar juara Liga Inggris itu, lengkap dengan foto-foto di aneka media dan perguncingan dunia maya, Kim akhirnya percaya dan langsung merasa bahagia.
“Sempat kaget dan tidak percaya. Setelah lihat foto-fotonya baru percaya. Saya senang dan tentu saja bangga bisa satu tim dengan bintang dunia,” ujar Kim.
Pemain berwajah oriental itu mengatakan, selain Andres Iniesta, Michael Essien adalah sosok gelandang yang memengaruhi gaya bermainnya di atas lapangan. Oleh karena itu, Kim berharap dapat banyak belajar dari mantan bintang Chelsea yang pernah mengangkat trofi juara Liga Champions Eropa itu, pada saat latihan maupun pertandingan kelak.
“Pastinya dia memiliki pengaruh dalam gaya bermain saya. Posisi kami sama dan gaya mainnya juga saya suka. Jadi, saya berharap nanti bisa belajar banyak dari dia,” kata pemain yang sudah mencetak lima gol dalam 40 pertandingan bersama Persib itu.
Kim tampak tidak terlalu memikirkan efek kehadrian Essien yang bakal menambah ketat level persaingan internal untuk perebutan durasi bermain di sektor gelandang bertahan. Seperti diketahui, sebelum Essien datang, Persib sudah memiliki tiga gelandang kuat pada sektor tersebut, yakni Kim, Hariono, dan Dedi Kusnandar.
“Untuk mendapatkan kesempatan bermain, saya akan mengerahkan semua kemampuan. Persaingan sehat itu bagus untuk kemajuan tim. Yang terpenting, tim menjadi lebih baik,” ujar Kim.***

spiritquestdojo.org astonbet Sumber: Pikiran Rakyat