Mobil dan Mesin Mitsubishi untuk Anak Sekolah

Totobet Singapore Jakarta, Otomania – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mendonasikan 12 unit kendaraan penumpang Mitsubishi, 12 mesin kendaraan, dan 12 set peralatan otomotif kepada 12 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Acara ini dikemas dalam program sosial yaitu “Mitsubishi CSR Education Program” atau MEP, dilakukan secara simbolis pada 3 Mei 2016 di kantor pusat KTB, Pulomas, Jakarta. Ini merupakan salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan pada bidang pendidikan. Tujuannya, meningkatkan kualitas dunia pendidikan di Indonesia melalui pemberian alat praktek berupa unit dan mesin kendaraan, peralatan otomotif serta pemberian training otomotif bagi para siswa SMK terpilih. Tahun ini merupakan MEP fase III sejak diselenggarakan KTB pada 2014. Ke-12 SMK itu adalah SMKN 34 Jakarta, SMK Kemala Bhayangkari 1 Jakarta, SMKN 52 Jakarta, SMK Karya Guna 1 Bekasi, SMK Sumber Daya Bekasi, SMK Bina Warga 1 Bogor, SMK Muhammadiyah 2 Bogor, SMK Triguna Utama Tangerang Selatan. Lalu ada SMK Angkasa 1 Margahayu Bandung, SMKN 1 Sukabumi, SMKN 2 Yogyakarta, dan SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi Banyuwangi. Bantuan diberikan langsung Presiden Direktur KTB Hisashi Ishimaki kepada para kepala sekolah. Dalam sambutannya, Ishimaki mengatakan bahwa tak hanya bantuan seperti ini yang diberika, KTB juga memberikan ilmu pengetahuan serta keterampilan otomotif kepada siswa SMK melalui pelatihan. ”Saat ini sudah ada 27 SMK di Indonesia, yang mendapat bantuan dari program CSR ini, termasuk pelatihan otomotif. Semoga Mitsubishi CSR dapat memberikan kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucap Ishimaki. Pelatihan Dalam pelatihan otomotif seperti ucapan Ishimaki, materi yang diberikan yaitu Mitsubishi Service Technician Education Program (M-STEP) 1 yang merupakan keterampilan teknik dasar otomotif dan menjadi program wajib bagi setiap mekanik Mitsubishi di seluruh dunia. Dalam M-STEP 1, siswa akan mempelajari pengetahuan dasar otomotif, meliputi sistem pada kendaraan seperti mesin bensin atau diesel, bahan bakar, kelistrikan, power train , chassis dan sebagainya. Para siswa juga diberikan pengetahuan mengenai Pre Delivery Inspection (PDI), free service serta perawatan rutin kendaraan. Melalui pelatihan ini, diharapkan para siswa SMK akan memperoleh ilmu yang sangat aplikatif sehingga memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan otomotif yang baik untuk memasuki dunia kerja.

Sumber: Otomania.com