William Vainqueur Jadi Korban Rasis Fans Lazio dan Ini Reaksinya

Pemuda berusia 16 tahun itu melontarkan kalimat rasis pada akun Instagram milik Vainqueur setelah laga Derby Roma akhir pekan kemarin dan satu hal yang menarik adalah reaksi Vainqueur dan terutama dari Simone sendiri yang langsung bertemu Vainqueur untuk meminta maaf.
Rasis memang masih sangat susah untuk dijauhkan dari sepakbola. Dan pada akhir pekan kemarin, memang wajar jika fans Lazio merasa sangat marah setelah tim kesayangan mereka dibantai Roma dengan skor 1-4 dalam laga penuh gengsi tersebut. Sama seperti pemain Roma lainnya, Vainqueur memposting foto selebrasi di kamar ganti dan ada satu komentar dari Simone yang sayangnya bernada rasis.
Beruntung kemudian Simone menyadari kesalahannya. Bersama ayahnya, mereka berdua datang dari Naples ke Roma untuk bertemu Vainqueur untuk mengucapkan maaf dan disambut dengan hangat oleh pemain Roma asal Prancis tersebut.
Saya ingin mengucapkan permintaan maaf secara terbuka pada Vainqueur. Saya sangat malu. Kamu harusnya tidak menghina orang lain berdasarkan warna kulit mereka. Itu harusnya tidak boleh terjadi baik di sepakbola atau dalam kehidupan, ujar Simone yang sebelumnya juga telah menyampaikan kata maaf pada Vainqueur di Instagram.
Vainqueur sendiri juga sudah memberikan pernyataan tersendiri terhadap Simone. Pemain yang masih berada dalam masa pinjaman dari Dinamo Moscow tersebut juga telah memposting di Twitter bahwa masalah tersebut telah usai dan meminta semua untuk belajar banyak dari hal tersebut.
Saya awalnya merespons Simone sehingga semuanya bisa berhenti dan berpikir. Hari ini (kemarin waktu setempat) saya berterima kasih padanya dan ayah Simone yang telah datang dan menunjukkan keberanian yang mereka miliki.

spiritquestdojo.org wap sbobet Sumber: Sidomi